19 Jenis Pola Dasar Rajut Knitting (Motif Rajutan) Sederhana Dan Mudah Dibuat


Bagi seorang perajut (terutama pemula) ada baiknya mengenal, bahkan menguasai beberapa motif rajutan/pola dasar rajut knitting. Untuk apa anda perlu menguasainya? Karena dengan 1 pola knitting saja, anda sudah bisa menghasilkan aneka rajutan dari benang wol yang indah dan unik, seperti: syal rajut/scraf, topi rajut, tas rajut, baju rajut, dan jenis rajutan lainnya.

Sesuai namanya, pola dasar rajut knitting ini seringkali dipakai untuk membuat motif/bentuk dasar sebuah rajutan. Tetapi tidak menutup kemungkinan hasil rajutan tersebut ditambah dengan jenis tusuk dasar lainnya agar menghasilkan bentuk rajutan yang unik dan lebih cantik.

Sebenarnya, motif rajutan knitting ada puluhan macam dengan karakteristik dan ciri khas yang berbeda. Namun 19 macam motif rajutan ini terbilang paling sederhana dan mudah dibuat dibanding dengan pola rajutan lainnya. Jadi anda tidak perlu khawatir tidak mampu menguasainya, bahkan untuk perajut pemula sekalipun.

Kami, zonakreatif.com akan menampilkan 19 pola dasar rajut knitting/motif rajutan dari berbagai sumber. Dan insya Allah akan kami jelaskan langkah-langkah dalam merajut pola knitting satu persatu pada artikel selanjutnya. Berikut 19 pola dasar rajutan knitting/motif rajutan sederhana dan mudah dibuat:

1. Checkerboard stitch 
Pola dasar rajut knitting ini identik dengan memadukan 2 benang rajut yang berbeda warna, agar pola kotak-kotak seperti papan catur terlihat lebih jelas. Namun, anda masih bisa memakai 1 jenis benang rajut (apalagi pada saat proses belajar merajut). Meskipun memakai 1 jenis benang, hasil rajutan pun tetap berbentuk kotak-kotak layaknya papan catur.

2. Stockinette stitch 
Pola stockinette stitch biasanya membentuk garis-garis memanjang, sehingga cocok untuk digunakan dalam membuat rajutan tangan yang berbentuk persegi maupun persegi panjang, seperti: taplak meja, selimut rajut, syal/scraf, maupun celemek bayi rajut.

3. Garder stitch 
Pola rajut knitting garder stitch ini paling cocok digunakan oleh perajut pemula (terutama bagi mereka yang baru belajar cara membuat pola rajutan). Pasalnya, motif rajutan satu ini hanya memakai 1 jenis tusuk dasar rajut.

4. Seed stitch 
Seperti namanya, motif rajutan ini menghasilkan tonjolan kecil yang berjejer seperti biji-biji kecil. Pola seed stitch sangat cocok digunakan dalam merajut syal/scraf, karena pola rajut ini menghasilkan rajutan yang sama antara sisi depan dan belakang.

5. American moss stitch 
Banyak sekali orang yang berbeda pendapat dengan pola dasar rajut yang satu ini. Karena sebagian perajut mengatakan pola moss stitch sama dengan pola seed stitch, dan sebagian lainnya mengatakan tidak sama.

Kedua pendapat tersebut sama-sama benar. Karena pola seed stitch dan moss stitch merupakan 1 pola knitting yang sama, jika anda menggunakan pola British. Akan tetapi, keduanya tidak sama jika anda menggunakan pola Amerika.

6. The linen stitch 
Pola linen stitch juga terkadang disebut dengan pola kain/pola jenius, karena dapat menghasilkan 2 sisi rajutan (sisi depan dan belakang) yang sangat berbeda.

7. The purl ridge stitch 
The purl ridge stitch merupakan salah satu pola sederhana yang memadukan antara pola stockinette stich dan purl serta knit.

8. The netted stitch 
Pola rajut netted stitch akan membuat hasil rajutan anda benar-benar menonjol dan berlubang layaknya jaring.

9. Bamboo stitch 
Pola bamboo stitch sangat mudah untuk dikerjakan, bahkan pada saat santai sambil menikmati acara TV kesayangan anda sekalipun. Kenapa? Karena pola rajut bambbo stitch menggunakan tusuk sama yang diulang-ulang dengan perpatokan pada jumlah baris yang anda inginkan. Jadi, anda tidak perlu konsentrasi penuh untuk melakukannya.

10. Basketweave stitch 
Cara merajut pola basketweave stitch hampir sama dengan checkerboard stitch, namun dengan jumlah tusuk dan jenis yang berbeda.

11. The cartridge belt rib stitch 
The cartridge belt rib stitch juga merupakan pola dasar rajut knitting yang mudah. Jenis motif rajutan ini cocok untuk digunakan dalam pembuatan sweater rajut, scraf/syal, dan afghan.

12. Herringbone lace rib stitch 
Pola dasar rajut herringbone lace rib stitch adalah penggabungan antara tusuk knit dan purl. Sehingga hasil akhir bentuk rajutan akan nampak perpaduan antara eyelet dan ribbing.

13. Diagonal Basketweave stitch 
Sekilas, pola diagonal basketweave stitch memang bikin pusing kepala, karena cara merajutnya yang agak rumit dibanding motif rajutan lainnya. Tapi sekali anda mampu melakukannya, justru tidak serumit yang anda bayangkan.

14. Single rib knit 
Single rib knit merupakan pola knitting dengan menggabungkan antara knit dan purl yang membentuk kolom secara vertikal. Pola rajutan ini menghasilkan tusukan yang elastis, sehingga cocok jika anda menggunakan jarum rajut dengan ukuran yang kecil sekalipun.

15. Rasberry stitch 
Rasberry stitch merupakan salah satu dari pola rajutan terbaru yang sangat populer dan sering digunakan dalam pembuatan karya rajutan tangan. Nama lain dari Rasberry stitch adalah trinity stitch, blackberry stitch, cluster stitch, dan bramble stitch.

16. Herringbone stitch 
Pola herringbone stitch sebenarnya tidaklah serumit yang terlihat. Saat mengerjakan pola ini, sebaiknya anda menggunakan ukuran jarum yang lebih besar dari ukuran benang yang direkomendasikan. Karena motif ini menghasilkan rajutan yang padat dan cocok digunakan untuk membuat syal rajut, scraf, desain interior rumah, dan rajutan tas.

17. Honeycomb stitch 
Meskipun honeycomb stitch (pola sarang lebah) terlihat rumit, namun pola rajut ini termasuk pola dasar. Motif sarang lebah ini cocok digunakan dalam pembuatan sweater, sarung tangan rajut, selimut, baju hangat, dan jaket rajut. Hal ini dikarenakan hasil rajutan dari honeycomb stitch membentuk pola segi enam dengan tusukan yang padat dan rapat layaknya sarang lebah.

18. Chinese wave stitch 
Pola rajutan yang ini sebenarnya merupakan pengembangan dari pola garder stitch, sehingga terlihat lebih rata tanpa adanya gulungan dan tusuk purl.

19. Tiles stitch 
Pola dasar knitting ini terhitung sangat mudah, karena merupakan gabungan dari pola garder stitch dan stockinette stitch tapi dari sisi belakang (terbalik).

Demikianlah 19 jenis pola dasar rajut knitting (motif rajutan) sederhana dan mudah dibuat. Selain 19 macam pola dasar rajutan di atas, sebenarnya masih banyak pola rajut lainnya, tetapi dengan tingkat kerumitan yang berbeda. Semoga bermanfaat!

Bagaimana komentar Anda?