Tutorial Belajar Tusuk Rajut Pengurangan dan Penambahan untuk Pemula

tusuk pengurangan

Advertisment

Bagi pemula yang belajar merajut, sering mengalami kesulitan dalam meluruskan ujung tiap barisan. Hal ini dikarenakan ketika mengaitkan benang melewati lubang yang salah. Jadi hasil rajutan bisa melebar atau sebaliknya mengecil. Makanya kita harus tau teknik/tusuk pengurangan dan penambahan dalam merajut. Cara membuatnya cukup mudah, yang penting anda sudah bisa membuat tusuk dasar merajut, minimal tusuk tunggal.

Tusuk tunggal penambahan
Buat 2 tusuk tunggal (sc) dalam satu stitch (st) yang sama atau dalam 1 lubang
tusuk tunggal penambahan

Advertisment

Tusuk tunggal pengurangan
Seperti pada tusuk tunggal, selipkan jarum dan kaitkan benang. Lalu tarik benang sehingga ada 2 kaitan. Selipkan lagi jarum pada lubang kedua/sebelahnya, lalu tarik benang. Kini terdapat 3 kaitan, kait benang lagi dan masukkan benang tersebut melalui ketiga kaitan.
tusuk tunggal pengurangan

Untuk tambahan ya, cara mengganti benang dengan warna berbeda. Emang kelihatan sepele, tapi kebanyakan perajut terutama pemula bingung untuk ganti benang.

Cara mengganti benang
Sisa benang pertama biasanya ada di atas rajutan kan? tarik benang ke bawah tapi jarum tetap pada kaitan benang, lalu lipat ujung benang kedua kemudian tarik lipatan benang pada lubang sebelahnya. Agar lebih kuat, lilitkan/ikat antara ujung benang pertama dan ujung benang pendek kedua.

Gimana, faham kan teknik tusuk pengurangan dan penambahan serta mengganti benang dalam merajut? Biar lebih faham, langsung praktekkan dengan latihan membuat kreasi rajutan simple atau sekedar membuat baris rajutan hingga anda benar-benar menguasai tekniknya. Terkadang tusuk pengurangan dan penambahan ini juga dipakai dalam membuat cakram lingkaran atau alas berbentuk lingkaran. Selamat belajar, semoga bermanfaat!

Advertisment
  • Add Your Comment