Membuat Pola Celana Panjang Pria dengan Mudah

Membuat Pola Celana Panjang Pria dengan Mudah

Advertisment

Ini lanjutan dari artikel kemarin cara mudah membuat pola baju. Berhubung celana lebih sering dipakai pria, jadinya saya ngeshare pola celana pria saja. Mana tahu kalian bakal bikinin celana untuk suami. waaaah patut dicoba tuch 🙂

Langsung saja yaaa. Ukuran yang diperlukan dalam membuat celana pria :
1. Panjang celana = diukur dari pinggang sampai panjang yang diinginkan
2. Lingkar pinggang = diukur sekeliling pinggang
3. Lingkar pesak = diukur dari batas pinggang belakang, melalui selangkangan menuju garis pinggang bagian muka
4. Lingkar paha = diukur sekeliling paha terbesar
5. Lingkar panggul = diukur sekeliling panggul terbesar.
6. Lingkar ujung kaki celana = diukur sekeliling kaki celana sesuai dengan model
7. Panjang lutut = diukur dari pinggang sampai batas lutut
8. Lingkar Lutut = diukur sekeliling lutut sesuai dengan keinginan

Gambar pola celana pria
image

Keterangan :

Pola bagian muka
Ambil titik A, buat garis mendatar dan garis tegak lurus.
A – C = panjang celana.
A – B = 1/3 lingkar pesak ditambah 5 cm
Buat garis datar ke kiri dan ke kanan.
B – D = B – E yaitu ¼ lingkar paha dikurangi 4 cm
(ukuran E ke D adalah ½ lingkar paha dikurang 4 cm).
D – F = F – G yaitu 3 cm,
Buat garis vertikal dinamakan titik H (buat garis antu).
H – I = 1 cm,
Hubungkan titik I – G dengan garis lurus terus ke D dengan garis melengkung.
I – N = ¼ lingkar pinggang ditambah 4 cm untuk kup.
I – Y = 1/10 lingkar pinggang.
Y – K = L – M yaitu 2 cm.
K – L = 3 cm.
N – O = 3 cm.
O – P = 13 cm,
Hubungkan O ke P dengan garis lurus (untuk saku samping).
A – Q = ukuran panjang lutut.
Q – R = Q – S yaitu 1/4 lingkar lutut dikurang 2 cm
(R ke S adalah ½ lingkar lutut).
C – C1 = C – C2 yaitu ¼ lingkar kaki dikurang 2 cm
(C1 ke C2 adalah ½ lingkar ujung kaki celana).
H – H1 = 4 cm.
I – I1 = 18 cm.
Hubungkan H1 dengan I1 seperti gambar.
Hubungkan N dengan C2 melewati titik E dan S seperti gambar, dan
hubungkan D dengan C1 melewati titik R.

Advertisment

Pola bagian belakang
Pola celana bagian belakang dibuat berdasarkan pola bagian muka, caranya sebagai berikut :
Pindahkan pola celana bagian muka bersamaan dengan tanda-tanda pola. Garis sisi celana bagian pinggang diberi nama titik A.
A – C = ¼ lingkar pinggang ditambah 2 cm untuk kupnat.
Hubungkan A dengan C, dengan membentuk sudut siku pada garis A ke C dan A ke E.
Titik B = ½ A – B.
B – B1 = 2 cm.
D – E = 5 cm,
Buat garis datar ke kanan melewati pola bagian muka.
E – F ditambah E – H = ½ lingkar panggul.
I – Y = 8 cm,
Hubungkan titik C ke H dengan garis lurus, terus ke Y dengan garis melengkung.
K – M = L – N yaitu 4 cm.
Hubungkan titik Y ke M dengan garis melengkung, terus ke titik N dengan garis lurus seperti pada gambar.

Faham nggak? Sama, saya juga nggak, maklum masih pemula. Tapi jangan berkecil hati yaa. Pasti ada cara yang lebih mudah 😀
Betul sekali, caranya sama seperti membuat pola baju kemarin.

Cara membuat pola celana panjang pria dengan mudah :
Langkah 1 : Lipat celana panjang suami anda menjadi dua. Pastikan kantung depannya ada di sisi luar.

Langkah 2 : Jiplak garis tepi celana yang terlipat pada karton/koran bekas, lalu tandai dengan pensil/spidol

Langkah 3 : Potong pola dengan gunting

Pola celana panjang suami sudah siap, tinggal dipraktekin aja 😀
Ingat! Ini pola mudah sesuai ukuran celana yaa, jadi kalau menjiplak pada kain harus dilebihkan untuk setiap sisi jahitan plus bagian pinggang untuk tempat ikat pinggang maupun karet pinggang. Semoga bermanfaat!

Advertisment
  • Add Your Comment