Bagaimana Cara Memperbaiki Rajutan Yang Salah atau Lepas?


Terinspirasi dari salah satu penanya via facebook, kurang lebih pertanyaannya seperti ini: mau tanya dong, kan aku buat knitting tapi di tengah-tengah aku salah merajutnya (tusuk rajut knitting tidak sesuai dengan pola), cara benerinnya gimana ya?

Nah, dari situ saya mulai terfikir, kalau ada kejadian seperti itu menimpa hasil rajutan saya gimana ya? Akhirnya saya terdorong untuk memposting artikel ini sebagai jawaban dari pertanyaan di atas. Semoga saja bisa membantu.

Namanya juga manusia, pastinya pernah melakukan kesalahan, termasuk kesalahan dalam merajut knitting, atau tidak sadar kalau ada tusuk yang terlepas. Apalagi kalau membuat karya rajutan dengan cara menggabungkan dua maupun lebih tusuk dasar merajut, misalnya merajut syal dengan menggabungkan tusuk knit/knit stitch (K) dan tusuk purl/purl stitch (P).

Cara membuat syal dengan gabungan tusuk (K) dan (P) pun diselang-seling, misalnya: K2 loop, P2 loop, K2 loop, dan seterusnya, atau memakai hitungan yang lain. Cara tersebut digunakan dengan tujuan agar mendapatkan hasil rajutan yang varian dan lebih tebal dibanding hanya memakai satu tusuk, hasilnya seperti merajut ujung lengan (manset kemeja) dan badan bagian bawah sweater maupun cardigan. Ditambah lagi proses merajutnya sering kali diselingi dengan kegiatan lainnya. Pastinya butuh konsentrasi penuh saat merajut.

Daripada tanya ke guru kursus merajut hanya untuk mencari solusi gimana caranya untuk membenarkan/memperbaiki rajutan yang salah maupun terlepas, dan otomatis harus daftar kursus rajut dulu (nambah budget dong), mending cari yang gratisan saja lewat internet, hehe

Seperti yang kita ketahui bersama, tidak semua orang yang belajar merajut (terutama bagi pemula) langsung bisa dan menguasai teknik merajut yang dia pelajari. Karena tidak sedikit yang bilang kalau merajut crochet maupun knitting susah dan butuh ketelatenan serta kesabaran, ditambah lagi ketelitian.

Memang hal itu benar adanya, karena saya dulu pernah mengalaminya. Bahkan kalau sudah lama latihan dan belum bisa juga, bikin frustasi. Tapi setelah dilatih dan dilatih, ternyata nggak sesusah dulu, bahkan bisa dibilang seperti sedang menulis. Tinggal gerakin jarum rajut, sudah bisa hasilin karya rajutan deh, hehe

Rata-rata orang yang sedang belajar merajut pernah mengalami benang terlepas seperti ini 

Ya gimana lagi, namanya juga baru belajar merajut, karena saking semangatnya dan terkadang juga sudah nggak sabar ingin cepat bisa, jadinya buru-buru saat merajut, ayo ngaku…
Nah, kalau anda termasuk salah satunya, jangan panik, nanti malah bikin benang rajut semakin banyak yang terlepas. Tapi segera lakukan langkah-langkah di bawah ini:

Langkah 1: Pada saat ada tusukan yang terlepas, segera masukkan/sisipkan salah satu jarum agar tusukan yang terlepas tidak bertambah.

Langkah 2: Balik rajutan (posisi depan berada di belakang), lalu tarik ke atas tusuk yang terlepas tadi dan benang horizontal (tusuk penghubung antara tusuk kanan dan kiri) menggunakan jarum kanan hingga sejajar dengan tusuk sebelahnya pada baris. 

Langkah 3: Pindahkan tusuk yang terlepas tadi pada jarum kiri, dan biarkan benang/tusuk penghubung tetap di jarum kanan. 

Langkah 4: Masukkan tusuk penghubung (yang berada di jarum kanan) ke dalam lubang tusuk yang lepas (pada jarum kiri) lalu tarik ke atas sambil lepaskan jarum kiri secara perlahan. 

Langkah 5: Posisi tusuk yang lepas/rajutan benang sudah benar, tinggal lanjut merajut lagi deh.

Itu tadi tips untuk menyelamatkan rajutan knitting pada saat ada tusuk rajut yang terlepas. Tapi bagaimana jika benang rajut/tusuk yang lepas lebih dari satu? Kurang lebih seperti ini 

Langkah 1: Arahkan/geser semua tusuk yang berada di jarum kanan dan kiri ke tengah/ke pangkal jarum untuk mencegah agar tusuk sebelahnya tidak ikut lepas (biasanya kedua pangkal jarum knitting tertutup dengan bahan yang sama berbentuk lonjong maupun kotak).

Langkah 2: Pastikan semua tusuk yang berada di pangkal jarum knitting aman/tidak terlepas. Dengan begitu, anda bisa membiarkan kedua jarum (tidak perlu dipegang).

Langkah 3: Siapkan jarum rajut crochet (hakpen/hakken) dengan ukuran yang pas untuk benang wol yang sedang anda rajut (size jarum lebih besar dari ukuran benang juga bisa).

Langkah 4: Balik posisi rajutan terlebih dahulu (posisi depan berada di belakang)/biarkan tetap menghadap ke depan seperti saat anda merajut.

Langkah 5: Masukkan hakpen ke lubang tusuk yang lepas, lalu kaitkan benang penghubung pada hakpen dan tarik melewati lubang hingga keluar. 

Langkah 6: Tarik ke atas benang penghubung yang dimasukkan tadi hingga mencapai baris di atasnya (baris horizontal).

Langkah 7: Ulangi langkah 5 dan 6 hingga tidak ada lagi tusuk yang lepas.

Gimana, mudah kan? Semoga tutorial merajut kali ini bisa menyelamatkan atau memperbaiki rajutan anda yang salah maupun terlepas!

Tips:

– Saat rajutan anda salah maupun terlepas, jangan panik, agar rajutan tidak semakin ruwet (banyak yang terlepas).
– Cara menyelamatkan atau memperbaiki rajutan yang terlepas lebih dari 1 tusukan juga efektif digunakan untuk membenarkan rajutan yang salah tusuk pada bagian tertentu (misalnya salah di tengah-tengah). Contoh: anda merajut syal dan ada yang salah di tengah-tengah, maka anda tinggal membongkar secara memanjang 1 baris (secara vertikal) hingga sampai pada rajutan yang salah dan gunakan hakpen untuk mengaitkan benang wol seperti langkah di atas. Namun, pastikan beberapa tusuk sebelah kanan dan kiri yang salah dalam posisi aman di jarum knitting kanan dan kiri.
– Anda bisa memperbaiki rajutan yang salah atau rajutan yang terlepas dengan posisi rajutan tetap menghadap ke depan (seperti anda merajut) atau dengan posisi sebaliknya (rajutan dibalik terlebih dahulu baru diperbaiki), tergantung anda nyaman dengan posisi rajutan menghadap ke mana.
– Size/ukuran jarum hakpen sebaiknya tidak lebih kecil dari ukuran benang wol, karena akan menyulitkan anda saat memperbaiki rajutan yang salah.

Bagaimana komentar Anda?