8 Manfaat Merajut Yang Bikin Anda Mlongo (Nggak Percaya)


Dulu pada saat belum bisa merajut, ketika melihat ada teman yang sedang asyik merajut, pasti nyeletuk lirih alias ngedumel, ngapain capek-capek merajut, itu kan kerjaan nenek-nenek yang penggangguran sambil nungguin cucunya bermain, bla bla bla.

Tapi, setelah tertarik dan akhirnya belajar merajut, baru sadar ternyata merajut bukan semata-mata pekerjaan nenek-nenek tua saja, tapi bisa dikerjakan oleh semua orang tak pandang usia dan jenis kelamin. Karena tidak sedikit laki-laki yang memiliki hobi merajut, begitu juga dengan anak-anak.

Selain mereka sering melihat orang tua, nenek, maupun orang terdekatnya sering merajut, dan lambat laun bikin anak-anak tertarik dan mencoba, juga tidak ada salahnya jika anda membekali anak-anak ketrampilan merajut. Siapa tahu nanti bisa menjadi peluang usaha atau ide bisnis rumahan ketika dewasa kelak.

Dan ternyata, merajut bukan hanya sekedar hobi atau kegiatan untuk mengisi waktu luang saja. Namun memiliki beberapa manfaat tak terduga. Berikut 8 manfaat merajut yang bikin anda mlongo alias nggak percaya:

1. Meningkatkan pede (percaya diri) dan kebanggaan diri.

Pada saat berkumpul dengan teman-teman dan anda memakai karya rajutan, entah tas rajut, dompet, syal/scraf, maupun rajutan lainnya. Pasti teman-teman anda akan bertanya beli di mana. Dengan bangga diri anda akan menjawab, ini hasil rajutanku sendiri lho. Wuih…pasti pujian dari teman-teman akan mengalir, apalagi di antara teman-teman anda nggak ada satu pun yang bisa merajut. Jangan heran jika salah satu dari mereka minta untuk diajarin cara merajutnya.

Di samping itu juga, anda tidak akan dibilang jadi ibu muda penggangguran yang hanya ngurusin suami dan anak. Karena banyak orang yang menganggap bahwa ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan sampingan dianggap sebagai pengangguran. Padahal kalau dipikir-pikir pekerjaan rumah tangga lebih berat dibanding kerja di kantor. Jadi, anda akan lebih pede dengan pekerjaan merajutmu.

2. Pengganti meditasi terhadap depresi, stres, dan rasa cemas yang berlebihan.

Merajut merupakan kegiatan yang melatih otak kanan dan otak kiri secara bersamaan, yaitu dengan cara mengulang-ulang tusuk dasar merajut berkali-kali. Sehingga teknik merajut ini hampir sama dengan meditasi. Coba anda praktek merajut selama 15 menit setiap harinya, anda akan merasakan efek ketenangan seperti pada saat anda melakukan meditasi.

Bahkan di luar negeri pun ada kampanye yang terkenal dengan nama “Stitch Away Stress“. Dimana kegiatan merajut bisa menjadi salah satu alternatif terapi bagi pasien yang mengalami gangguan psikologi, seperti: depresi, stres, maupun rasa cemas yang berlebihan.

3. Meredakan pusing, galau, dan tekanan darah tinggi.

Namanya juga perajut pemula, pastinya anda akan kesulitan untuk menguasai berbagai macam tusuk dasar merajut secara bersamaan. Jadi anda harus sabar untuk mempelajari tutorial merajut step by step. Karena semua itu perlu waktu dan latihan yang sering.

Kalau ada yang bilang merajut bikin pusing, galau, bahkan marah-marah, bearti dia belum bisa merajut, dia butuh waktu lagi untuk belajar merajut. Justru merajut malah mampu menghilangkan pusing dan galau. Gimana tidak? Pada saat anda asyik merajut, pikiran anda akan tenang dan santai. Dan tidak akan memikirkan hal-hal yang bisa membuat anda galau, karena fokus pada rajutan.

Selain itu, posisi duduk saat sedang merajut bisa mengurangi jumlah detak jantung yang berlebihan, sehingga mampu mengurangi tekanan darah tinggi. Dan ada penelitian lain yang menyebutkan bahwa kegiatan kerajinan tangan seperti merajut dapat mencegah demensia (pikun) dini. Nah, tunggu apa lagi, buruan belajar merajut biar nggak cepat pikun 😀

4. Perangsang motorik yang baik.

Pada saat anda merajut, bukan hanya tangan dan mata saja yang harus kerjasama, tapi otak juga ikut andil. Bahkan hampir seluruh bagian otak ikut bekerja, mulai dari bagian perencanaan dan perhatian (lobus frontal), bagian pemproses informasi visual (lobus oksipital), bagian informasi sensorik dan navigasi (lobus parietalis), otak kecil, dan temporal lobus.

Maka dari itu, kegiatan merajut merupakan kegiatan perangsang motorik yang baik. Begitu juga dengan penderita Parkinson. Merajut mampu membantu mereka untuk meningkatkan motorik dan melupakan rasa sakit yang sering diderita.

5. Memperlambat kemunduran kognitif.

Jika otak digunakan/diasah setiap harinya, maka otak pun akan menjadi semakin sehat. Begitu juga pada saat belajar merajut, hampir sebagian besar otak digunakan. Bahkan, orang yang sering melakukan kegiatan sejenis kerajinan tangan, salah satunya merajut, kemungkinan kecil mengalami gangguan kognitif yang ringan sekitar 30-50% dibandingkan dengan yang tidak, sebagaimana dikemukakan oleh Mayo Clinic.

6. Pencegah Arthritis dan Tendonitis.

Untuk point yang satu ini, orang sering kali salah paham. Orang yang sibuk merajut malah dianggap menghabiskan waktu dan membuat tangan dan jari-jemari capek/pegal. Padahal justru malah sebaliknya. Dengan merajut, tangan dan jari-jemari anda akan semakin kuat dan sehat, terutama bagian persendian.

Dan merajut mampu mencegah seseorang baik laki-laki maupun perempuan dari gejala penyakit Arthritis dan Tendonitis, yaitu dua jenis penyakit yang menyebabkan bagian tangan, lengan, dan jari-jemari, terutama bagian persendian mengalami kaku dan sakit.

Seperti halnya yang ditulis oleh salah satu ahli bedah ortopedi di New York Society for Surgery of The Hand, dr. Alton Barron di bukunya yang berjudul The Creativity Cure: Building Happiness With Your Own Two Hands. Beliau berpendapat bahwa semakin sering kita menggerakkan tangan dan jari-jemari (olahraga tangan, lengan, dan jari), maka cairan di persendian akan terangsang. Dengan begitu, kesehatan sendi akan tetap terjaga. Olahraga tersebut bisa direalisasikan dengan cara merajut.

Gimana, enak kan? Sudah menghasilkan sebuah kreasi rajutan, otot tangan semakin kuat dan sehat, ditambah terhindar dari penyakit arthritis dan tendonitis lagi. Masih belum tertarik untuk belajar merajut juga?

7. Membantu menurunkan kalori.

Sebuah riset yang dilakukan oleh University of British Columbia menyebutkan bahwa merajut merupakan salah satu solusi untuk pasien yang mengalami gangguan makan (eating disorder). Karena merajut bisa mengalihkan keinginan makan yang berlebihan dan membakar kalori.

Nah, bagi anda yang suka ngemil nih, atau yang ingin menurunkan berat badan, mulailah belajar cara ngerajut dari sekarang. Dijamin anda tidak akan terpikir dan sempat untuk ngemil lagi. Selain fokus sama rajutan, masa iya mau ngemil sambil ngerajut? Yang ada malah hasil rajutan nggak kelar-kelar. Kalaupun sudah jadi, pasti rajutannya blepotan dengan sisa-sisa camilan 😀

8. Ide bisnis rumahan dengan modal kecil.

Anda tahu sendiri bahwa rata-rata seorang perajut akan menjual hasil rajutannya, baik melalui media sosial, toko online, maupun toko offline. Kalau dipikir-pikir ketimbang anda sibuk terjun ke bisnis/usaha rumahan yang tidak compatible dengan bakat anda, pasti suatu saat nanti anda akan jenuh dan pengen berhenti. Tapi jika anda berbisnis di bidang yang anda kuasai, apalagi itu merupakan sebuah hobi, sampai kapanpun anda akan susah untuk menjauh dari bisnis tersebut.

Dari sini, anda sebenarnya sudah memiliki ide bisnis rumahan yang menjanjikan dengan modal kecil jika ditekuni dan terus dikembangkan. Tidak perlu susah payah untuk memasarkan segala (marketing), tapi anda cukup memakai hasil rajutan yang anda buat sendiri ketika menghadiri sebuah acara/kumpul-kumpul sama teman.

Dari sekian banyak orang yang hadir, minimal ada 1 yang tertarik dan order, atau ada yang minta diajarin teknik merajutnya. Ketika anda menerima orderan tersebut dan menghasilkan rajutan yang keren, bearti anda sudah membuka jaringan/pasar untuk bisnis anda, karena si pengorder pun akan memakai hasil rajutan yang anda buat. Dan dari dia akan muncul pengorder baru, begitu seterusnya.

Atau jika anda tidak punya cukup banyak waktu untuk menghasilkan rajutan dan menjualnya, anda masih bisa membuka kursus merajut, baik kursus merajut online maupun offline. Karena meskipun sudah banyak tutorial rajut maupun video cara merajut yang ada di internet, tapi masih banyak orang yang tertarik untuk gabung kelas les/kursus rajut. Apalagi video rajutan gratis yang ada di internet jarang sekali menampilkan bagaimana cara memperbaiki rajutan yang salah, terlepas, dan kesalahan merajut lainnya. Untuk itulah, butuh yang namanya kursus merajut.

Tidak perlu membangun tempat kursusan khusus untuk mendirikan sebuah les/kelas rajut. Anda bisa memanfaatkan rumah untuk dijadikan tempat, seperti komunitas rajut. Karena kursus merajut tidak memerlukan peralatan yang besar dan berat, sehingga tidak membutuhkan tempat yang luas, dan khusus, serta bisa dikerjakan di mana saja. Gimana, tidak perlu modal yang besar kan untuk bisa menjadi pebisnis yang sukses?

Demikianlah 8 manfaat merajut yang bikin anda mlongo dan nggak pernah menduga sebelumnya. Gimana, sudah baca dari awal sampai akhir kan? Terus tunggu apa lagi, buruan belajar merajut! Semoga artikel ini bermanfaat dan menginspirasi anda untuk menjadi pribadi yang trampil!

Bagaimana komentar Anda?